Sekilas Sejarah Perkembangan Industri Karet Modern

Ruang bebas untuk berdiskusi secara santai dan diluar topik.
Kirim Balasan
karetunik
Anggota Muda TK 1
Anggota Muda TK 1
Postingan: 1
Bergabung: Sel, 07 Des 2021 10:08 pm
Nama Lengkap: Souvenir Karet
OPD/SKPD: Dinas Perdagangan

Sekilas Sejarah Perkembangan Industri Karet Modern

Postingan oleh karetunik »

Dunia beruntung mempunyai karet selaku bahan pembentuk bermacam berbagai benda kebutuhan manusia. Dari baju, keperluan rumah tangga, kendaraan, sampai perlengkapan perang, banyak memakai karet selaku komponen pendukung dalam perakitannya. Perihal ini pasti saja berkaitan erat dengan pertumbuhan industri karet yang terus menjadi modern. Melalui pertumbuhan teknologi dalam industri karet, bila awal mulanya cuma digunakan buat menghapus tulisan pensil, saat ini karet bisa digunakan buat membuat bermacam- macam tipe benda kebutuhan manusia seperti Souvenir Karet.

Pantas dikenal kalau pada masa saat sebelum bangsa Eropa melaksanakan ekspedisi besar- besaran buat mencari daerah baru, karet alam sudah diketahui oleh bangsa Indian. Orang Indian menggunakan getah hasil penyadapan tumbuhan Para buat membuat bola. Bola tersebut mereka pakai dalam game tradisional Indian, Lacrosse.

Berdialog tentang industri karet, hingga kita pantas berterima kasih kepada tokoh yang satu ini. Salah seseorang tokoh pionir dalam industri karet modern bernama Thomas Hancock. Laki- laki kelahiran Inggris 8 Mei 1786 sukses menghasilkan teknologi baru dalam pengolahan lateks ataupun getah karet. Setelah itu dia pula memelopori pertumbuhan industri karet, dengan mendirikan pabrik pengolahan karet di London, Inggris, pada tahun 1820.

Pada masa saat sebelum Hancock, industri karet sudah terdapat serta lumayan tumbuh. Pabrik pabrik di Inggris sudah memproduksi baju dari bahan dasar karet. Semacam jas hujan berlapis karet ciptaan Charles Macintosh yang diberi nama, Macintosh Raincoat.

Tetapi produk yang dihasilkan pada masa itu mempunyai sebagian kelemahan. Salah satu kelemahan produk karet pada masa itu merupakan sifatnya yang sangat terbawa- bawa oleh pergantian cuaca. Kelemahan tersebut membuat seseorang ilmuwan bernama Charles Goodyear melaksanakan riset buat bisa mengatasinya. Riset itu juga sukses. Dengan memanaskan kombinasi lateks serta belerang, Charles Goodyear sanggup menciptakan produk karet baru yang lebih kokoh serta tidak terbawa- bawa oleh cuaca. Proses pencampuran karet serta belerang tersebut setelah itu diucap dengan proses vulkanisasi.

Dari temuan proses vulkanisasi tersebut, Thomas Hancock menciptakan ilham baru. Hancock sukses menghasilkan mesin pengolah karet yang diucap dengan Masticator. Mesin tersebut bisa melaksanakan proses vulkanisasi secara otomatis, dan sanggup mendaur ulang karet sisa jadi produk baru. Temuan mesin Masticator diucap selaku tonggak dini pertumbuhan industri karet modern dunia. Saat ini kita tidak cuma memahami lateks dari tumbuhan Para selaku tanaman penghasil karet, industri karet modern sudah memperkenalkan karet sintetis yang bertabiat sama dengan lateks. Beragam benda sudah dihasilkan industri karet buat menolong manusia dalam mempermudah kehidupannya.



Kirim Balasan